Semua orang tahu terang dan gelap. Di mana ada terang, di sekitarnya pasti ada gelap. Karena, seseorang tidak akan bisa mengatakan bahwa di sini terang, jika tidak ada yang lebih gelap di sekitarnya. Dan sebaliknya.
Gelap sangat mencintai terang. Ia terus memandangi terang setiap hari sejak terang dan gelap diciptakan. Alias sejak duluuuuuuuuuuuuu sekali… Sudah lama gelap memendam perasaannya itu kepada terang. Tetapi, gelap tak pernah mengungkapkannya. Karena ia berpikir, hubungannya dengan terang akan berubah jika cintanya ditolak oleh terang. Gelap hanya bisa memandang terang. Jauh di lubuk hatinya, ia ingin bersatu dengan terang. Ia tidak tahu apakah itu mungkin atau tidak untuk dilakukan. Tetapi, ia terlalu banyak berpikir pesimis hingga tak berani untuk mencoba.
Di lain pihak, terang (yang sudah sejak lama menjadi teman gelap) sudah memiliki kekasih. Kekasihnya adalah matahari. Matahari sangat sombong, karena ia merasa lebih berkuasa dan lebih kuat, serta lebih tua daripada yang lain. Teman-teman terang tidak menyukai matahari, tetapi terang tidak menggubris pendapat teman-temannya. Teman-teman terang berpikir bahwa terang akan lebih baik jika bersama dengan gelap, karena gelap sangat setia dan telah menunggu cinta terang sejak duluuuuuuuuu sekali.
Berkali-kali teman-teman gelap dan terang berusaha untuk mendekatkan mereka. Namun, terang bersikap menolak dan gelap sendiri tidak ingin menunjukkan perasaannya.
Apakah cinta abadi ini akan bertepuk sebelah tangan selamanya? Apakah terang akhirnya akan meninggalkan matahari dan sadar bahwa gelap jauh lebih baik daripada matahari?
Tak ada yang tahu, karena gelap tak pernah menyatakan perasaannya. Padahal, ada kemungkinan mereka bersatu. Mereka bisa bersatu menjadi remang-remang. Remang yang romantik. Remang yang menyimbolkan kedekatan. Remang yang membahagiakan kedua belah pihak.
————————————————————————————-
Ada banyak orang yang tidak pernah menyatakan cintanya kepada pujaannya karena ia takut ditolak. Karena ia takut hubungan pertemanan yang telah terjalin dengan baik menjadi rusak. Padahal, ada kemungkinan untuk mereka bersatu. Apalagi kalau mereka telah saling mengenal dengan baik dan sudah sejak lama. Kemungkinan itu pasti lebih besar bukan??? Apalagi, kalau yang bertindak sebagai si “gelap” itu adalah orang yang baik dan setia. Siapa yang tidak mau? Kurasa, kotoran sapi di sungai butek pun pasti mau.
————————————————————————————-
“just an inspiration that i got yesterday night”
haha,,,, lyd.. sekali baca aja g dah taw cerpen ini ditujukan buad sapa.. haha.. al na dapet inspirasi na pas lg ma g c yachh.. wkaka… jahad bngd low “Teman-teman terang tidak menyukai matahari, tetapi terang tidak menggubris pendapat teman-temannya”.. haha.. kejaamm…
untung org na jrng buka blog.. blon add bahkann… haha.. ^^
pHieQ”z
By: vi-q on May 15, 2008
at 7:48 pm
waduh…remang2 sih bukan romantis,tapi mesum hahahaha…(kata daniel)….hahaha….
By: RB14 on May 17, 2008
at 7:13 pm